• Home
  • Mengenal Proses Pengolahan Tahu

Mengenal Proses Pengolahan Tahu

Sebagai penikmat tahu, tidak hanya kandungan gizinya yang perlu kita ketahui, mengenai cara pembuatannya pun menarik untuk diketahui. Mengenai bahan baku yang digunakan dalam pembuatan Tahu terdiri dari kedelai, air dan asam cuka. Kedelai merupakan bahan utama pembuatannya. Sedangkan mengenai air, semua tahapan pembuatan membutuhkan air dari proses perendaman, pencucian, pengilingan, pemasakan, maupun perendaman ketika sudah jadi.

Mengingat begitu banyak proses, jumlah air yang dibutuhkan tentunya juga banyak. Bahan lain yang digunakan adalah asam cuka. Asam cuka berfungsi untuk mengendapkan atau memisahkan air dengan konsentrat. Asam cuka mengandung cuka serta garam sehingga memiliki sifat yang asam.

Ada beberapa tahap pembuatan Tahu. Tahap pertama adalah perendaman. Saat tahap ini, kedelai harus dipastikan terendam semua. Tujuan dari merendam adalah untuk mempermudah proses penggilingan sehingga nanti hasil bubur dari penggilingan tersebut dapat kental. Selanjutnya kedelai yang telah direndam akan dilakukan proses pencucian dalam air yang mengalir. Setelah dicuci kedelai kemudian digiling dengan menggunakan mesin sehingga menjadi bentuk bubur kedelai.

Kedelai yang telah digiling kemudian direbus untuk mendenaturasi protein dari kedelai sehingga protein mudah terkoagulasi saat penambahan asam. Selanjutnya kedelai yang telah direbus. Disaring terus menerus sehingga didapatkan ampas yang disebut ampas kering.

Setelah disaring, cairan yang berwarna putih susu tadi ditambah dengan asam cuka untuk mengendapkan dan menggumpalkan protein sehingga dapat memisahkan whey dengan gumpalan. endapan yang ada tadi merupakan bahan utama untuk mencetak Tahu yang akan diakhir dengan proses pencetakan dan pengepresan.